Breaking News

Warga Ogan Jaya Sungkai Utara menjadi Korban Penganiyaan yang Dilakukan Oknum Brimob Bernama Rubben

Lampung Utara,Ungkap.id,- Kasus dugaan kekerasan yang melibatkan Oknum anggota Brimob kembali terjadi,Seorang warga Dusun Wonorejo Desa Ogan Jaya Kecamatan Sungkai Utara menjadi korban penganiayaan berat oleh oknum anggota Brimob Berisinial Rubben yang bertugas di Bandar Lampung 

Menurut keterangan dari Abdul Kodir selaku kakak ipar korban yang di dampingi kades Negara bumi Yanto Menceritakan pada awak media sekaligus bertindak sebagai pelapor,peristiwa memilukan ini menimpa adiknya Ariza Okda Pratama (34) pada hari Senin 21/09/2026.

Kronologi peristiwa kekerasan ini bermula pada hari senin sekitar pukul 11.30 Wib di dusun Wonosari desa Ogan jaya,saat itu korban sedang aktivitas  (ngeleles) singkong,tiba-tiba terlapor Rubben menghampiri korban dan menanyakan kepada korban "apakah kamu tahu siapa yang punya kebun ini?" Korban menjawab "tidak tahu" lalu terlapor menembakkan senjata api dua kali ke arah tanah nyaris mengenai kakinya. Lalu terlapor langsung mencekik /mempiting leher korban dan menghajar secara brutal sehingga korban mengalami luka serius.

Korban dalam kondisi mengenaskan dengan darah segar kembali kerumah sendiri dengan mengendarai sepeda motor. Dengan darah yang terus mengalir dari kepala bagian belakang dekat telinga serta keluar darah dari telinga dan hidung,yang Diduga kuat luka-luka parah tersebut akibat penganiayaan yang dialaminya. 

"Melihat kondisi korban yang mulai kehilangan kesadaran kami langsung melarikan adik kami ke Puskesmas Negara Ratu,namun karena lukanya sangat kritis sekitar pukul 15.00 Wib pihak Puskesmas merujuk korban untuk segera dibawa ke RS Handayani Kotabumi guna penanganan medis lebih lanjut".


Tak terima dengan tindakan tersebut Abdul Kodir selaku perwakilan keluarga langsung mendatangi Polres Lampung Utara untuk melaporkan peristiwa ini secara resmi agar dapat segera ditindaklanjuti secara hukum.,dengan nomor : LP/B/468/IX/2026/SPKT/Polres Lampung Utara/Polda Lampung

Pihak keluarga pun menuntut keras keadilan atas penderitaan yang dialami oleh korban,Mereka menegaskan bahwa status sebagai aparat tidak boleh menjadi perisai untuk bertindak sewenang-wenang terhadap rakyat kecil.,

"Kami selaku keluarga korban meminta dengan sangat dan mendesak aparat penegak hukum untuk menindak tegas tanpa pandang bulu oknum tersebut,Seragam dan senjata dibeli dari uang rakya, bukan untuk dipakai menindas dan menganiaya warga sipil hingga sekarat,

Kami minta pelaku dipecat dan dihukum seberat-beratnya,Hukum harus tegak,jangan tumpul ke atas!" tegas Abdul Kadir dengan nada geram.,

Sementara itu,hingga berita ini diterbitkan pihak polres Lampung Utara belum memberi tanggapan ataupun keterangan resmi mengenai laporan penganiayaan yang diduga melibatkan oknum anggota Brimob tersebut,Awak media terus berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian setempat guna mendapatkan informasi tebih lanjut terkait perkembangan kasus ini.


( Helen) 

Type and hit Enter to search

Close