TULANG BAWANG, Ungkap.id, – Guna menindaklanjuti penyebaran rekaman video yang memperlihatkan dugaan aksi perundungan di kalangan pelajar yang sempat mengundang keresahan di berbagai platform media sosial, jajaran Kepolisian Sektor Dente Teladas bergerak cepat dan sigap melaksanakan kegiatan pembinaan sekaligus penyuluhan hukum di lingkungan satuan pendidikan setempat.
Kegiatan yang sarat akan pesan perdamaian dan kedisiplinan ini digelar secara langsung di lingkungan SMP Negeri 5 Dente Teladas, yang beralamat di Kampung Dente Makmur, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, pada hari Selasa, 28 Juli 2026, tepatnya mulai pukul 07.30 WIB.
Kegiatan pembinaan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Dente Teladas, Ipda Nurkholik, S.H., yang didampingi oleh sejumlah pejabat utama di jajaran Polsek, antara lain Pelaksana Tugas Kepala Unit Pembinaan Masyarakat Aipda Misriyadi, Pelaksana Tugas Kepala Unit Pengawasan dan Penegakan Profesi Aipda Uji Prasetyo, serta Bhabinkamtibmas setempat Bripka Aditya Arisandi, S.H. Turut hadir menyambut dan mendampingi seluruh rangkaian kegiatan Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Dente Teladas, Ibu Yepi Noptalia, S.Pd., Gr., beserta seluruh jajaran staf dan dewan guru, serta ratusan siswa-siswi dari kelas VII, VIII, hingga IX yang hadir dengan tertib dan penuh perhatian.
Dalam arahan yang disampaikan di hadapan para siswa, Ipda Nurkholik menekankan empat pokok pembahasan utama yang menjadi landasan pembentukan karakter generasi muda. Materi tersebut meliputi pentingnya menjaga etika serta tata krama dalam berperilaku kepada orang tua dan pendidik, bahaya nyata serta dampak hukum yang dapat timbul dari setiap tindakan perundungan, dorongan motivasi untuk terus meningkatkan prestasi akademik dan kedisiplinan diri, serta pentingnya menumbuhkan sikap kepedulian sosial dan saling menyayangi antar sesama.
“Perilaku perundungan bukanlah hal yang sepele atau sekadar bercanda. Tindakan tersebut dapat melukai hati dan merusak mental korban secara mendalam, bahkan dapat berujung pada proses hukum yang menanggung sanksi bagi pelakunya. Kami berharap adik-adik sekalian dapat saling menghargai satu sama lain, senantiasa menghormati bimbingan guru dan kasih sayang orang tua, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua orang,” tegas Ipda Nurkholik dengan nada yang tegas namun tetap penuh kelembutan dan keinginan untuk membimbing.
Selain penyampaian materi penyuluhan dan pembinaan karakter, kepedulian jajaran kepolisian juga ditunjukkan melalui penyerahan santunan secara khusus kepada siswa-siswi yang berstatus yatim maupun yatim piatu di sekolah tersebut. Bantuan ini diserahkan sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, serta dukungan agar para siswa tersebut tetap bersemangat dan tidak pernah putus asa dalam menempuh pendidikan demi masa depan yang cerah.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan penuh kekeluargaan, aman, serta tertib hingga berakhir pada pukul 08.30 WIB. Pihak sekolah dan para siswa pun menyambut baik langkah yang diambil oleh Polsek Dente Teladas dan berharap pembinaan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala guna menciptakan lingkungan remaja yang berakhlak mulia dan taat hukum. (Rls)
Social Footer