Lampung Tengah,Ungkap.id,- Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Tengah melakukan inspeksi lapangan (sidak) sekaligus peninjauan terhadap proyek pembangunan Jalan Provinsi ruas Bangunrejo–Kalirejo yang saat ini tengah dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan proyek strategis bernilai lebih dari Rp53 miliar itu berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat mutu, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Peninjauan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Dedi De Saputra, didampingi Sainul Abidin, anggota Komisi III dari Fraksi Gerindra, serta Hanafi, anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan. Kehadiran para legislator tersebut menunjukkan komitmen DPRD dalam mengawal setiap pembangunan infrastruktur agar menghasilkan kualitas terbaik bagi masyarakat.
Proyek peningkatan ruas Jalan Provinsi Bangunrejo–Kalirejo memiliki panjang penanganan 3.535 meter dengan nilai anggaran lebih dari Rp53 miliar. Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Aya Pujian Pratama sebagai kontraktor pelaksana, sementara pengawasan teknis dilakukan oleh CV Scala Laras selaku konsultan pengawas.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan Komisi III melihat secara langsung progres pembangunan, mulai dari proses pengerjaan, kualitas konstruksi, hingga berdialog dengan pihak pelaksana proyek dan masyarakat sekitar. Pengawasan ini dilakukan agar seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan serta memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Dedi De Saputra, mengatakan bahwa kunjungan tersebut bukan untuk mencari kesalahan dalam pelaksanaan proyek, melainkan sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung sekaligus memastikan hasil pembangunan benar-benar berkualitas.
"Kami hadir dalam rangka mendukung program Pemerintah Provinsi Lampung yang sedang melaksanakan pembangunan ruas Jalan Bangunrejo–Kalirejo. Jalan ini sudah sangat lama diimpikan masyarakat, khususnya warga Kampung Sukosari, Kecamatan Kalirejo. Sebagai DPRD, kami memiliki fungsi pengawasan agar pembangunan ini benar-benar menghasilkan kualitas yang maksimal dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang," ujar Dedi.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir apabila masih melihat beberapa bagian pekerjaan yang tampak belum rapi. Menurutnya, proyek saat ini masih berada dalam tahap pelaksanaan sehingga proses penyempurnaan akan dilakukan hingga pekerjaan selesai.
"Kalau saat ini masih ada bagian pekerjaan yang terlihat belum rapi, itu merupakan hal yang wajar karena pembangunan masih berlangsung. Secara umum kami melihat pekerjaan sudah berjalan dengan sangat maksimal sesuai tahapan yang ada. Kami berharap hasil akhirnya benar-benar berkualitas sehingga jalan ini bisa bertahan lama, bahkan sampai dinikmati anak cucu kita nanti," tambahnya.
Penantian Lebih dari 20 Tahun Akhirnya Terwujud
Pembangunan jalan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kampung Sukosari. Salah seorang warga mengungkapkan rasa syukur karena jalan yang selama puluhan tahun dinantikan akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Lampung.
"Saya sebagai masyarakat Kampung Sukosari sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur Lampung yang sudah membangun jalan ini. Sudah lebih dari 20 tahun jalan ini baru mendapatkan pembangunan. Kami sangat bangga dan senang karena akhirnya harapan masyarakat bisa terwujud," ungkapnya.
Menurutnya, kondisi jalan yang baik akan memberikan dampak besar terhadap aktivitas masyarakat, terutama dalam memperlancar transportasi, mengangkut hasil pertanian, serta meningkatkan roda perekonomian di wilayah tersebut.
Pengguna Jalan: Kemacetan Saat Ini Demi Kenyamanan di Masa Depan
Apresiasi juga disampaikan oleh salah seorang pengguna jalan yang setiap hari melintasi ruas Bangunrejo–Kalirejo. Ia mengaku sangat mendukung pembangunan tersebut meskipun selama proses pengerjaan terjadi perlambatan arus lalu lintas.
"Kami sebagai pengguna jalan sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang sudah membangun jalan ini. Kalau sekarang terjadi kemacetan, kami sangat memaklumi karena pembangunan masih berlangsung. Setelah selesai nanti tentu akses transportasi akan jauh lebih baik dan nyaman," katanya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur.
"Kami merasa pajak yang kami bayarkan benar-benar digunakan untuk pembangunan yang bermanfaat. Harapan kami, ke depan jalan-jalan lain yang kondisinya masih rusak juga segera dibangun sehingga akses masyarakat semakin mudah dan perekonomian daerah terus meningkat," ujarnya.
DPRD Komitmen Mengawal Kualitas Pembangunan
Melalui peninjauan ini, Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh proyek pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, termasuk pembangunan yang bersumber dari anggaran Pemerintah Provinsi Lampung.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap rupiah anggaran yang digunakan benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, aman, nyaman, dan memiliki usia layanan yang panjang.
Pembangunan ruas Jalan Provinsi Bangunrejo–Kalirejo diharapkan menjadi salah satu penggerak utama peningkatan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Lampung Tengah. Dengan akses jalan yang semakin baik, mobilitas masyarakat akan semakin lancar, distribusi hasil pertanian menjadi lebih efisien, biaya transportasi dapat ditekan, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(rls)
Social Footer