Lampung, Ungkap.id,- Lebaran sering jadi momen saling maaf,tapi tidak semua hati benar-benar berubah.
Ada yang tetap sama dibalik kata senyum dan maaf.
Yang tulus akan tetap tulus,yang pura-pura akan tetap seiringnya waktu.
Yang jahat akan tetap jahat, yang munafik akan tetap munafik.
Kalimat ini tentunya sulit diterima oleh kita, bisa jadi membuat sebagian orang akan memacu aliran darah lebih kencancang dan akan menyalahkan pihak yang berpendapat seperti ini apa bila tidak membacanya dari kolbu.
Pada akhirnya, akan kembali ke pribadi masing-masing,akankkah idul fitri akan merubah segala sesuatu yang tidak baik, ataukah, idul fitri sebatas evoria rutin tahunan dan tidak mempunyai makna. (Rls)
Penulis : Aminudin
Profesi : Pegiat Media


Social Footer