Lampung, Ungkap.id,- Setelah siswa melewati libur awal ramdhan 1447H, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disalurkan kepada siswa/i sekolah. Tapi disaat bulan puasa MBG disalurkan dalam bentuk keringan.
Namun disejumlah daerah menu MBG mendapat keluhan dari wali murid. Seperti yang terjadi di sekolah-sekolah seputar Tarahan Kecamatan Ketibung, menu MBG dari Dapur SPPG Tarahan hari pertama masuk sekolah dikeluhkan sejumlah wali murid karena diduga tidak memenuhi standar gizi yang di harapkan.
"Iya tadi pagi anak-anak dapat MBG Keringan, kebetulan anak saya sekolah di salah satu SD yang ada di daerah Tarahan ini, ini nich, MBG yang diberikan" jelas salah seorang orang tua siswa sambil menunjukkan kresek berisi MBG, senin, (23-02-2026).
Selain tidak memenuhi standar Gizi, pembagian MBG Keringan untuk hari senin 23, februari 2025 berupa 1botol susu kemasan, 1biji roti, 4 butir Kurma serta 1 butir telur tidak diduga tidak memenuhi kesesuaian angggaran MGB yang mestinya di berikan. Misalnya bila susu dihargai 3000, roti 1000, telur 15000 serta kurma 1000 maka akan ketemu angka 65.000, sementara dalam Rab semestinya nilai MBG yang diberikan kepada Anak senilai 10.000,-
Dalam ketemuan, untuk MBG 1 anak, pemerintah menganggarkan 15.000 diberikan kepada dapur MBG, dengan Rincian 2000 untuk keuntungan dapur, 3000 untuk biaya operasional dan gaji karyawan serta 10.000 diberikan kepada penerima MBG berupa makanan yang memenuhi gizi yang dibutuhkan penerima.
Artinya bila nilai MBG yang diberikan berkisar antara 6500-7000, ada 3000 rupiah dari nilai MBG yang diamankan (tilep-red) oleh Pengelelola dapur MBG Tarahan, bisa kita bayangkan bila penerima MBG dari dapur Tarahan mencapai 3000 orang. Tinggal dikalikan, 3000 dikalikan dengan 3500 rupiah nilai MBG yang tidak direalisasikan, maka dugaan keuntungan dapur MBG Tarahan diluar ketentuan dari pengurangan nilai MBG yang semestinya luar biasa.
Terkait hal ini, beberapa lembaga sedang menggali dan mengumpulkan data dan mendapatkan keterangan dengan mendatangi beberapa sekolah yang ada di Ketibung dalam rangka memastikan apa program penerintah ini berjalan sesuai harapan.
Sementara sampai berita ini dinaikkan, pihak SPPG dapur Tarahan belum dapat dihubungi guna dimintai keterangan. (Tim)


Social Footer