Breaking News

Napi Kabur Dari Rutan Sukadana, Petugas Bungkam

Lampung Timur,Ungkap.Id,- Viral dugaan kaburnya seorang narapidana dari Rumah Tahanan(Rutan) Negara  Kelas II B Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, menjadi sorotan. Hingga kini, pihak rutan belum memberikan keterangan resmi kepada awak media terkait peristiwa tersebut(9/3/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber internal yang enggan disebutkan namanya, seorang warga binaan bernama Wildan, warga Tanjung Aji Unit II, Kecamatan Rawa Jitu, diduga melarikan diri dari dalam rutan pada hari kamis pagi, 5 maret 2026.

Sumber tersebut menyebutkan, Wil diketahui merupakan tahanan pendamping (tamping) yang mendapat kepercayaan membantu sejumlah pekerjaan di dalam lingkungan rutan. Saat kejadian, ia diduga sedang membersihkan ruang pendaftaran di area Pintu Pengamanan Utama (P2U).

“Dia sedang mengepel di ruang pendaftaran dekat P2U. Sepertinya saat itu tidak ada pengawasan. Diduga dia kemudian memanfaatkan kesempatan dengan meloncat pagar depan rutan,” ujar sumber tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, wartawan mendatangi Rutan Kelas II B Sukadana pada Senin 9 maret 2026 untuk melakukan konfirmasi langsung kepada pihak rutan. Namun, petugas yang ditemui di lokasi bungkam dan tidak bersedia memberikan penjelasan.

Salah satu petugas yang berjaga di area P2U, Muslih, mengatakan dirinya tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan kepada wartawan.

“Maaf pak, kami tidak bisa memberikan keterangan karena Pak KPR sedang keluar,” ujar Muslih singkat.

Hal senada juga disampaikan oleh petugas di bagian Sentra Pelayanan Rutan Sukadana, Satria. Menurutnya, pejabat yang berwenang saat itu tidak berada di tempat.

“Kami tidak bisa memberikan keterangan. KPR sedang melakukan pengejaran di luar,” ujarnya.

Sikap bungkam pihak rutan tersebut memunculkan berbagai pertanyaan terkait kronologi kaburnya warga binaan tersebut serta sistem pengamanan di dalam rutan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Rutan Kelas II B Sukadana terkait peristiwa tersebut maupun perkembangan upaya pencarian terhadap narapidana yang diduga melarikan diri.

(Siska Dinata)

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close